Syarat-syarat perdagangan luar negeri atau internasional yang harus kamu ketahui

Maret 02, 2022 ・0 comments

Beberapa syarat-syarat dalam perdagangan internasional. Atau sering disebut dengan Term of Trade dari negara tersebut dengan negara lain

Berikut ini adalah syarat perdagangan internasional:

1. Kualitas barang yang diperdagangkan harus sangat baik.

2. adanya devisa sebagai alat tukar uang

3. Proses pembuatannya harus ramah lingkungan.

4. perdagangan bebas dan kurangnya perlindungan di negara target juga menjadi pertimbangan penting.

5. Adanya perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dengan negara tujuan

6. Adanya jaringan transportasi global yang menghubungkan antar bangsa.

Penjelasan :

1. Kualitas barang yang diperdagangkan harus sangat baik.

Barang-barang berkualitas lebih disukai oleh pelanggan internasional. Banyak barang Indonesia yang dianggap berkualitas buruk dan berkualitas rendah, dan ini diterima secara luas. Adanya campuran bahan kimia (sementara konsumen di negara maju lebih menyukai produk organik yang bebas bahan kimia), kurangnya kontrol kualitas terhadap hasil produk, dan tidak adanya sertifikasi yang sesuai dengan standar kualitas internasional menjadi beberapa faktor penyebab rendahnya kualitas produk. kualitas produk yang dihasilkan.

2. Adanya devisa sebagai alat tukar uang

Negara-negara yang melakukan perdagangan satu sama lain menggunakan berbagai mata uang, yang dikenal sebagai perdagangan lintas batas. Akibatnya, sangat penting untuk memilih media pertukaran yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Mata uang yang paling sering dilihat adalah dolar Amerika Serikat (USD) (Dolar Amerika Serikat).

3. Proses pembuatannya harus ramah lingkungan.

Beberapa barang Indonesia dianggap telah dibuat menggunakan prosedur yang berbahaya bagi lingkungan, menurut aktivis lingkungan. Produk CPO (Crude Palm Oil) merupakan contoh produk yang ditolak oleh negara-negara Eropa karena diyakini dihasilkan dari perkebunan yang ditanam di lahan yang telah ditebangi di hutan hujan tropis, bukan dari tanaman yang tidak. Penebangan lahan kelapa sawit membahayakan kelangsungan hidup satwa langka seperti harimau dan orangutan sumatera yang terancam oleh penebangan tersebut.

4. perdagangan bebas dan kurangnya perlindungan di negara target juga menjadi pertimbangan penting.

Perdagangan bebas, di mana negara-negara di seluruh dunia dapat dengan mudah menjual barang-barang mereka ke negara lain, sangat penting untuk pengembangan perdagangan internasional. Bahkan ketika barang-barang Indonesia memiliki kualitas yang sangat baik, negara lain dapat menolak untuk mengizinkan produk-produk ini memasuki pasar mereka karena aturan yang dirancang untuk melestarikan (melindungi) industri lokal (kebijakan perlindungan industri lokal). Misalnya, rokok kretek (rokok beraroma cengkeh) dilarang masuk ke Amerika Serikat karena pemerintah ingin mengamankan industri rokok dalam negerinya, termasuk rokok mentol, yang sudah ada.

5. Adanya perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dengan negara tujuan

Perjanjian perdagangan internasional mengutamakan penerimaan barang dari negara-negara yang memiliki perjanjian perdagangan dengan negara yang bersangkutan. Untuk dapat mengakses pasar masing-masing berdasarkan perjanjian perdagangan ini, negara-negara ini harus terlebih dahulu memastikan bahwa barang mereka dapat diterima bersama oleh pihak lain. Kecuali Indonesia dan negara tujuan ekspor memiliki perjanjian perdagangan, maka tidak mungkin barang Indonesia masuk ke negara tersebut, atau akan dikenakan tarif impor yang signifikan jika dikirim ke negara tersebut.

6. Adanya jaringan transportasi global yang menghubungkan antar bangsa.

Tidak jarang perdagangan antar negara menempuh jarak yang jauh. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem pengangkutan komoditas dari negara asal ke negara tujuan. Umumnya, kapal kargo digunakan karena daya dukungnya yang cukup besar, sehingga memungkinkan untuk mengangkut produk dengan biaya yang wajar.

Posting Komentar

If you can't commemt, try using Chrome instead.