5 Faktor Risiko Paling Umum yang dapat Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih, Apa Saja?

Advertisement

Masukkan script iklan 970x90px

5 Faktor Risiko Paling Umum yang dapat Menyebabkan Infeksi Saluran Kemih, Apa Saja?

Fauzen
Senin, 14 Maret 2022

Infeksi pada Saluran Kemih (ISK) merupakan suatu kondisi saat bakteri menginfeksi uretra dan melakukan perjalanan ke kandung kemih serta ginjal. Alat kelamin dan rektum mengandung sejumlah bakteri, dan ini mudah masuk ke uretra, terutama di tubuh wanita, lapor Times of India.

Jadi, sangat penting untuk mengetahui faktor paling umum yang dapat menyebabkan ISK berikut ini:

1. Komplikasi gastrointestinal

Diare dan sembelit sama-sama mungkin menyebabkan infeksi saluran kemih karena adanya peningkatan risiko di sekitar alat kelamin. Orang yang sembelit juga mengosongkan kandung kemihnya, yang memudahkan perkembangbiakan bakteri.

2. Diabetes

Tingkat diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke saraf kandung kemih, membuat kandung kemih sulit berkontraksi. Berkurangnya kekebalan pada orang yang menderita diabetes juga menyebabkan berkembang biaknya bakteri di kandung kemih.

Jadi, menjaga kadar gula darah terkendali merupakan cara terbaik untuk menghindari infeksi saluran kemih.

3. Rambut kemaluan

Rambut kemaluan mencegah masuknya bakteri, tetapi juga dapat berfungsi sebagai 'tangga' bagi bakteri untuk melakukan perjalanan dari anus ke vagina. Saat melakukan hubungan intim, pastikan untuk memangkas rambut kemaluan karena dapat menjebak bakteri dari alat kelamin pasangan dan menyebabkan infeksi.

4. Dehidrasi

Salah satu alasan paling penting dan umum yang menyebabkan infeksi saluran kemih adalah tidak minum cukup air. Sebab, buang air kecil secara teratur dapat membantu tubuh menyingkirkan bakteri yang ada di kandung kemih.

5. Membersihkan alat kelamin secara salah

Aturan membersihkan alat kelamin setelah buang air kecil atau buang air besar adalah usap dari depan ke belakang. Jika dilakukan sebalikya, akan membuat bakteri dari anus mudah masuk ke vagina. Hal itu dapat menyebabkan masuknya bakteri ke dalam saluran kemih dan meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi.